Setiap hari adalah belajar dan terus memaknai arti hidup, dan hari ini kembali menegaskan arti kata setia dan dewasa. Setia terhadapNYA dapat diartikan dengan melaksanakan semua perintahNya baik yang berat maupun ringan dirasakan. Tak perduli itu memberatkan kita, membuat kita merasakan duka derita maka ketika itu perintah, tanpa banyak kata yang ada hanya sami’na wa ato’na ” saya dengar dan saya patuh” .Pembuktian iman secara utuh adalah ketika kita mampu percaya dan membuktikan bahwa tidak ada satupun dari perintaNYA akan merugikan hambaNya atau bahkan mencelakakan kita. itu hal prinsip”.
Setia dan Dewasa
Ditulis dalam Azzamku
semua ada waktunya…
” Adek, ibu periksa lab hasilnya kolesterol 260, trigliserida 246, dapat gemfibrozil 300 mg 3x sehari, simvastatin 10 mg 1x sehari, asetosal 80 mg 1x sehari, na dikofenak 50 mg 1x sehari” tulisan di hape sore itu. Deg….hiks, langsung kubalas ” nanti adek sms ya bun, sekarang adek lagi di rumah sakit “. Dan seperti yang kuduga, makin rindu untuk pulang, segera memeluk erat bundaku. Ingin menemaninya selalu dan menyiapkan setiap hidangan untuknya agar kolesterol dan trigliseridanya selalu terjaga. Waktu masih terus berjalan tak memungkinkan untuk segera pulang, rindu kali ini tak seperti biasa. Makin tidak ingin telepon karena pasti tak ada kata namun hanya air mata.
” anak muda memang selalu suka membolak balikkan sesuatu ya ” krik krik sebuah kalimat tiba-tiba muncul di ym saat jari tanganku asyik mengetik laporan. Hiks lagi – lagi ibu yang lain menyapaku. Langsung makin mellow, rasa kangen makin hebat. Segera percakapan singkat pun berlangsung, kalau sama ibu yang satu ini, berani untuk meluapkan rasa rindu, karena beliau selalu bersama kekasihnya, suami dan keluarga tentunya, sedang pada ibuku, aku tak pernah bisa menyatakan rindu, karena tak kuasa menyampaikannya.
” Vina , tanggal 2 juni aku menikah, datangnya, aku pengen kamu ada saat aku menikah, tolong diusahakan, gak seru kalau kamu gak datang” krik krik….makin mellow karena akan kehilangan satu lagi sahabat yang menjadi teman bertengkar, heee…
” Mbak vin, bapakku tensinya tiba-tiba turun 100/70 bagaimana ini aturan minum obatnya?. Bapak biasa saja tapi aku khawatir bagaimana ini?” Tiba – tiba bekas temen kerjaku konsultasi kondisi bapaknya yang pasca stroke, sudah sebulan ini beliau rajin cerita kondisi ayahnya sambil konsultasi masalah obat.
Dalam sehari ada begitu banyak rasa yang muncul, entah sudah berapa juta rasa yang pernah terjadi sampai lupa untuk mensyukuri dan merenungkannya. Termasuk rasa rindu pada orang tua atau orang yang kita sayangi, rasa takut kehilangan teman terbaik atau rasa bahagia ketika bisa meringankan derita saudaranya. Bahkan rasa sedih ketika diri menjadi orang yang tidak bersabar atas segala ketetapannya.
inilah dunia dengan waktu sebagai bagian utamanya menjadi penanda bahwa semua akan ada pertanggung jawabannya dan semua akan bergulir sesuai dengan suratanNYA.PKL akan berlalu dan kembali pulang bertemu dengan keluarga, segala masalah juga akan berakhir jika sudah saatnya, sahabat juga akan pergi menjalani kehidupannya,
tidak akan ada yang abadi kecuali Dia, jadi jalani saja karena semua ada waktunya, yang penting bagaimana memaknai semua peristiwa dan melakukan yang terbaik untuk DIA saja.
Ditulis dalam Azzamku
“Dan seperti itulah takdir…
Pagi ini ada kisah yang semakin menguatkan akan indahnya rencanaNya dalam hidup kita tak pernah terbantahkan asal kita setia pada perintahNya.
Ditulis dalam Azzamku
Saat Hujan
Allohumma Shoyiban Nafia’an “ semoga air hujan ini membawa kemanfaatan bagi kami” , setiap kali hujan turun selalu teriring sebuah doa akan turunnya rahmat bersama tetesan airnya, dan begitupun pagi ini. Salah satu waktu istijab du’a adalah tatkala turun hujan deras sehingga hati segera merangkai permohonan, mulut segera merayu dan semua anggota tubuhpun bersatu dalam doa untuk sebuah cita dalam hidup. Ya …sebuah cita sederhana namun sangat bermakna karena hidupku hanya sekali dan takkan terulang kembali.
Ditulis dalam Azzamku
Ini Pagiku…Bagaimana Pagimu???
“Bismiqallah hummanadau
fighudu wirwaghowaa
laka minna kullu hambin
fima sai’wasoba
hablana min ka roshada
wahdina subulassola
inna takwAllah hinurun
watorikullil falaaa “
Ditulis dalam Azzamku
rinduku
semoga segera bisa memenuhi rinduku..aamiin
Ditulis dalam Azzamku
Menjadi Rembulan
Sosok ini membuatku terpaku
Raut wajahnya selalu mataku berbinar
Rambut yang mulai memutih
Matanya yang selalu terlihat letih
Namun semangatnya serasa tak pernah surut
Suaranya lantang membelah malam
Dia selalu menyebut dirinya pelayan
Ditulis dalam Azzamku
Terjerat Candu
Rasanya gelisah, cemas, tidak tenang,
Lemah, takut, gemetar, perut sakit,
Lapar tapi tak ingin makan
Mengantuk tapi tak bisa tidur
Ditulis dalam Catatan Harian
Terus Berjalan
Kukira sudah saatnya berhenti
Ternyata belum
Kusangka sudah sampai pada batas garis permulaan
Namun belum juga terlihat garis “start” nya
Kuduga sebentar lagi sampai pada tempat berteduh
Hmm masih harus bersabar sepertinya
Ditulis dalam Azzamku
Tautan Kasih
Dan persahabatan ini bukan sekedarnya….
Kasih ini bukan seadanya
Namun semua tautan ini dari hatiku
Rasa sayang yang timbul bukan karena terbiasa
Namun karena ada kasihNya diantara kita
Ditulis dalam Azzamku